Terung Isi Ayam
Ini nih makanan yang kemarin saya buat, lalu dapat
protes dari anak-anak. Pasalnya mereka pada puasa dan saya dengan santainya
masak-masak. Udah gitu saya bisa icip-icip lagi. Klo enakkan reflek teriak, “Wuiih...
asyiik, enak.” (sambil kecap-kecap). Maklum, pemula nih dalam hal memasak. jadi langsung alay sekali enak.
Eh tapi rupanya anak –anak di ruang TV yang nggak jauh dari dapur pada kabur ke kamar tidur dan yang lagi tidur sampai mimpi makan segala. Hehehehe. Peace ya saudara-saudaraku tercinta. Sayang kalian beberapa udah minggat dari kosaan sebelum aku traktiran. Hihi
Eh tapi rupanya anak –anak di ruang TV yang nggak jauh dari dapur pada kabur ke kamar tidur dan yang lagi tidur sampai mimpi makan segala. Hehehehe. Peace ya saudara-saudaraku tercinta. Sayang kalian beberapa udah minggat dari kosaan sebelum aku traktiran. Hihi
Dan yang ini adalah salah satu resep yang paling digemari orang-orang yang mencicipi
masakan saya.
Terung Isi Ayam
Bahan:
Terung Ungu
1 butir telur, putihnya saja
Bahan Isi
Daging ayam, cincang halus
Bawang putih, cincang halus
Bawang Bombay, cincang halus
Merica
Garam
2 sdm minyak untuk menumis
1 butir telur
Itu beberapa bahan-bahannya. Untuk ukurannya kira-kira sendiri saja ya. Soalnya saya pun kalau masak kira-kira, nggak bisa ikutin resepnya penuh.
Cara membuat:
Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum.
Masukkan daging ayam cincang, aduk hingga berubah warna. Tambahkan garam dan
merica. Masak hingga matang, tuang dalam mangkuk, tambahkan telur, aduk rata.
Potong terong menjadi beberapa bagian, keruk 1.4 bagiannya (biarkan salah satu sisi tertutup). Isi dengan daging bahan isi daging ayam, celupkan ke dalam putih telur. Goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
Selesai.
Potong terong menjadi beberapa bagian, keruk 1.4 bagiannya (biarkan salah satu sisi tertutup). Isi dengan daging bahan isi daging ayam, celupkan ke dalam putih telur. Goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
Selesai.
resep diambil di buku 23 Menu Rumahan Praktis & Lezat penerbit Demedia dengan sedikit modifikasi (udah gitu ini buku kakak saya yang saya bawa kabur ke Malang)

jangan dibuang kerukan terongnya, sayaaang XD
BalasHapusIya Mbak, masih mikirin cara biar nggak kebuang. sepertinya bolehlah dijadikan salah satu bahan buat oseng-oseng sayur :D
BalasHapus