Masih Ada Waktu


Mimpi? Rasanya sudah terlalu bosan membahas mimpi. Seringkali kudengar bahkan kubaca bahwa jika kita ingin sukses, semua berawal dari mimpi. Tapi tak bisa kupungkiri bahwa ini benar adanya. Mimpi erat kaitannya dengan keingian yang kuat. Siapa orang yang paling bisa bermimpi tanpa batas? Anak kecil. Ya, anak kecil. Seringkali kita tak menyadari bahwa mimpi kita saat masa kanak-kanak seringkali memberikan kekuatan dan membentuk pribadi kita saat sekarang. Dan saat kecillah kita berani bermimpi, lalu menyataknnya dengan sangat lantang.

Mimpi itu membuatmu memiliki tujuan. Dan saat semua itu diringi keinginan yang kuat, perlahan kesuksesan akan kita raih di puncak kejayaan. Mungkin aku belum sampai pada taraf itu, tapi aku meyakininya bahwa aku bisa menjadi seperti yang kumau. Bahwa mimpi-mimpi itu akan kuraih dengan seizin Tuhan yang Maha Penyayang.

Seringkali juga kita memiliki keinginan dalam mimpi dan harapan, namun dipatahkan oleh argumen banyak orang. Kadangkala semua itu dikalahkan oleh keadaan sekarang yang sebenarnya belum menentukan masa depan.

Apa cita-cita terbesarmu?

Anak kecil lantang menjawab, “Dokter!”, “Sutradara!”, tak ada halangan baginya untuk yakin berkata.

Pelajar menjawab, “LULUS UAN!” atau, “Haduh, ngapain sih tanya cita-cita? Ini matematikan aja belum bisa-bisa!”


Dan orang dewasa, “Kalau ngomong itu realistis dong! Lihat keadaan!”, “Nggak usah ngejar yang muluk-muluk. Susah... Nggak ada pengalaman!”

Tapi, seseorang di ujung sana pontang-panting mengejar sesuatu. Ketika dikatakan, “Halah, ngapain sih? Kesana tuh butuh ini dan itu! Pengalaman aja kamu nggak ada!”

Pemuda itu masih sibuk dengan persiapannya, walau terasa masih sangat jauh dari bnyangan. Hanya gumam kecil terdengar lirih, “Masih ada waktu, masih bisa dikejar!”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bararawa: Destinasi Wisata Kalsel Nan Eksotis

Parodi Selendang Merah

1001 Books You Must Read Before You DIe (List Tahun 2012)